Kimia

Kimia dipelajari sebagai sains melalui pengembangan teori dan eksperimen laboratorium, tanpa mengabaikan kemungkinan penerapannya dalam berbagai bidang praktis seperti medis, farmasi, pertanian, peternakan, dll.

Spesialisasi studi

  • Kimia analitik : analisis kualitatif, gravimetri, volumetri, elektrometri, spektrofotometri.
  • Kimia organik (sifat karbon dan senyawa) konsep orbital, mekanisme reaksi, percobaan dan pemisahan canggih.
  • Kimia fisika (sifat fisik zat kimia dan hubungan energi dengan reaksi kimia) : termodinamika kimia, larutan koligatif, larutan ideal, mekanika dan kecepatan reaksi, orde dan mekanisme reaksi, teori tumbukan dan relaksasi
  • Kimia  anorganik : struktur dan reaksi bahan anorganik
  • Biokimia (kim ia hayati) : reaksi kimia sintesis maupun analitis dalam makhluk hidup

Catatan

Kimia bukan sekadar ilmu hafalan, melainkan lebih merupakan penalaran yang membutuhkan kegemaran menggeluti rumus bangun yang berderet-deret, ketekunan membaca literatur, dan kesukaan bekerja di laboratorium.

Lapangan kerja

Guru, dosen, peneliti, konsultan, aktivis lsm, pekerja industri kimia, industri, medis, farmasi, makanan dan minuman, agroindustri, dll.

Sumber :

[1]

[2]

Nb : Untuk mengedit atau menambahkan informasi mengenai jurusan terkait, silahkan email jangansalahjurusan@ymail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s